PAPUA.UTUSANINDO.COM, KEEROM- Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Keerom, Piter Gusbager, melantik Ketua Kwartir Cabang Keerom Antar Waktu Periode 2022-2027, Jumat (25/9/2026) sore.
Pelantikan yang berlangsung di GOR Girgura Kensuwri, Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom itu menjadi momentum kebangkitan Gerakan Pramuka di wilayah perbatasan Papua setelah hampir 4 Tahun mengalami kevakuman.

Melianus M. Gobay secara resmi menahkodai Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Keerom yang baru melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Selain pelantikan, Bupati Keerom Piter Gusbager juga menerima kembali Kontingen Keerom yang baru saja mengikuti Jambore Nasional XII.
Pantauan media ini, kegiatan pelantikan dimulai pukul 17.00 WIT dan dihadiri ratusan anggota Pramuka mulai dari gugus depan, Kwartir Ranting hingga Kwartir Cabang.
Dalam amanatnya, Piter Gusbager menegaskan pelantikan ini adalah langkah untuk menghidupkan kembali Gerakan Pramuka di Kabupaten Keerom.
Setelah hampir 4 tahun terakhir mengalami kevakuman, pelantikan Ketua Kwartir Cabang Keerom ini untuk menghidupkan dan menggerakkan kembali Pramuka di Kabupaten Keerom.
” Saya ingin Kwarcab Keerom hidup, bangkit, jaya dan lebih maju lagi,” ujarnya.
Bupati Piter Gusbager yang juga Ka Mabicab ini meminta kepada semua pihak yang berkepentingan dalam kepramukaan di Keerom untuk menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan komitmen bersama.
Dirinya juga memberikan instruksi tegas kepada dunia pendidikan. Ia meminta semua sekolah yang ada di Kabupaten Keerom wajib mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka di masing-masing sekolah.
“Kwarcab Keerom harus memetakan dan mengkonsolidasi seluruh potensi gerakan Pramuka di wilayah Kabupaten Keerom. Gugus depan, kwartir ranting harus dihidupkan kembali agar semua bergerak,” ungkapnya.
Kepada kontingen Jambore Nasional XII yang baru kembali, Bupati menyampaikan apresiasi. Pemkab Keerom melalui Kwarcab Keerom telah mengirim 45 peserta untuk mengikuti Jambore Nasional dan kembali dengan sehat dan selamat.
Ia meyakini banyak pengalaman dan pengetahuan yang telah diambil semasa mengikuti Jambore Nasional.
Pesannya, jadilah anggota Pramuka sejati baik secara moral, ilmu pengetahuan maupun pengembangan diri.
Bupati Keerom 2 periode ini menekankan nilai utama dari kepramukaan adalah persatuan.
“Yang paling penting dari kegiatan Jambore ialah ajang mempererat persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa,” tutupnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, diharapkan Gerakan Pramuka Keerom kembali menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, nasionalis, dan cinta tanah air di wilayah perbatasan.(Nic)












