PAPUA.UTUSANINDO.COM,KEEROM – Bupati Keerom Provinsi Papua, Piter Gusbager menggelar rapat koordinasi dengan para Kepala Distrik terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) serentak Tahun 2026.
Rapat koordinasi berlangsung di Ruang Rapat Bupati Keerom, Distrik Arso, Kamis (24/9/2026).
Rapat kordinasi dengan para kepala Distrik ini membahas terkait persiapan Pemilihan Kepala Kampung, Tahapan hingga memastikan situasi kamtibmas di Kampung tetap berjalan aman dan damai.
Kepada media, Bupati Keerom Piter Gusbager menjelaskan rakor ini untuk memastikan kesiapan dan keamanan menjelang Pilkam serentak yang akan digelar pada November 2026.
Menurutnya, Kepala Distrik merupakan perpanjangan tangan Bupati Keerom, sehingga para Kepala Distrik harus bekerja dengan jujur.
“Kepala Distrik adalah perpanjangan tangan dari Bupati untuk melayani masyarakat, maka bekerjalah dengan jujur dan penuh pengabdian,” ujarnya.
Piter Gusbager juga menekankan pelaksanaan Pilkam serentak yang sebentar lagi akan dilaksanakan harus berjalan aman, damai, dan tertib.
Untuk itu ia beri pesan khusus kepada para bakal calon kepala kampung dari Distrik Skanto hingga Distrik Towe.
“Silakan mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon kepala kampung, tanpa harus menjatuhkan calon lain. Silakan bersinar tanpa memadamkan sinar orang lain,” tegasnya.
Bupati 2 periode ini meminta semua pihak hindari perbedaan yang menjurus ke konflik. Menurutnya, masyarakat pasti akan memilih yang terbaik.
“Hanya dengan kedamaian orang bisa mencari makan untuk menghidupi keluarga, kalau Keerom tidak aman maka orang akan susah bekerja,” tegas anak adat Keerom itu.
Ia juga berpesan agar semua pihak ikuti aturan main, persyaratan dan ketentuan yang sudah diatur.
Pilkam serentak 2026 ini akan melibatkan KPU Keerom, Bawaslu Keerom, pihak keamanan TNI/Polri, tokoh adat, dan semua stakeholder untuk membantu mengawasi jalankan Pemilihan Kampung.
Kepala Distrik Skanto, Slamet Widodo menjelaskan situasi kamtibmas di wilayahnya menjelang Pilkam sejauh ini aman.
Ia telah membangun koordinasi lintas sektor untuk mengawal proses Pilkam agar aman dan damai.
“Di Distrik Skanto dari 12 kampung yang ada, 7 kampung akan melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung definitif sedangkan 2 kampung melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) “, ujarnya.
Tahapan yang sedang berlangsung saat ini ialah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing kampung.
Sementara Kepala Distrik Towe, Idris Kaipman menyampaikan persiapan di wilayah terjauh juga berjalan lancar.
Pihaknya telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder.
“Di Distrik Towe sendiri dari 10 kampung yang ada, 3 diantaranya melaksanakan pemilihan langsung, sedangkan 1 kampung melalui proses PAW,” ungkap Idris.
Ia memastikan Pilkam di Towe akan aman dan damai berkat dukungan masyarakat.
“Yang akan maju silakan, tapi tetap ikuti aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengakui saat ini para calon Kepala Kampung di Towe sedang menyiapkan berkas persyaratan.(Nic)






