30 mama-mama Papua ini Mengikuti Pelatihan Cara Mengola Makanan

Papua.Utusanindo.com, KEEROM- Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Serta Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana mengadakan Advokasi Kebijakan Dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Bidang Politik, Hukum, Sosial Dan Ekonomi.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 4-6 Juni Tahun 2026, di Kampung Sawanawa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Sabtu ( 4/6/26 ).

Di moment itu, 30 peserta mama-mama orang asli papua juga mendapatkan pelatihan mengola ayam kampung menjadi bubur ayam, dan cara mengolah daging sapi menjadi olahan rendang.

Juga ada kegiatan sosialisasi tentang cara mengolah makanan dengan baik dan bersih,  serta pelatihan yang dapat mendukung  perekonomian masyarakat setempat.

Kesempatan itu, Dinas memberikan ada bantuan berupa wajan, panci, kompor hock 16 sumbu, sutel dan juga sendok makan 1 lusin/tiap peserta.

Mewakili Bupati Keerom, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Alberthina, S.Pd mengatakan, Perempuan adalah garda terdepan dalam keluarga.

Melalalui keahlian memasak, ibu-ibu hebat bisa menyajikan makanan yang sehat, nikmat dan bergizi yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting.

Menurutnya, keahlian ini juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru (UMKM). Hasil karya olahan ibu-ibu dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga.

” hasil karya olahan ibu-ibu dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemandirian ekonomi”, ungkapnya.

Kegiatan memasak ini, merupakan salah satu wujud nyata dari upaya bersama dalam memberdayakan perempuan-perempuan Keerom.

Melalui kegiatan ini diharapkan mengasah kreativitas ibu-ibu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang lezat, sehat, dan higienis.

Menciptakan Keluarga Sehat, menyajikan nutrisi seimbang, termasuk dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.

Ini juga nagian dari membuka Peluang usaha seperti usaha kuliner atau mengembangkan UMKM.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *