Papua.Utusanindo.Com.KEEROM,- Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., menyambut kedatangan Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kabupaten Keerom. Pada jumat ( 4/7/25 ), di RSUD Kwaingga, Arso Swakarsa.

Kedatangan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam rangka peletakan batu pertama Program Hasil Terbaik Cepat ( PHTC ) peningkatan kualitas RSUD Kwaingga Kabupaten Keerom.
Peletakan batu pertama PHTC tersebut menandakan dimulainya pembangunan gedung 2 lantai RSUD Kwaingga Tipe C.
Pembangunan gedung 2 lantai itu diketahui nantinya akan di gunakan sebagai ruang ICVCU, Intermediate Care, Ruang Rawat Kris, Ruang Rawat VIP, ICU, PICU, HCU, Ruang OK, CATHLAB, Laboratorium, dan Ruang Radiologi.
Dalam keterangannya, Menteri Kesehan mengatakan bahwa arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto menginginkan agar rumah sakit di 514 Kabupaten/Kota sudah Tipe C.
Untuk di seluruh tanah Papua direncanakan akan di bangun 24 rumah sakit Tipe C, salah satunya RSUD Kwaingga yang terletak di Kabupaten Keerom.
Pembangunan rumah sakit Tipe C ini dengan harapan jika ada pasien, 80% di obati dan sembuh di rumah sakit tersebut. Jangan terlalu banyak pasien yang di rujuk sebabĀ biaya yang mahal dan lainnya.
” Harapan saya, masyarakat Keerom jika sakit jantung, kanker dan penyakit lannya bisa sembuh di RSUD Kwaingga tidak perlu di rujuk lagi “, ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Budi Gunadi berpesan agar kedepannya putra/putri asli Papua juga di persiapkan menjadi dokter Spesialis, agar anak-anak Asli Papua bisa kembali dan mengabdi di daerahnya masing-masing.

Sementara itu, Bupati Piter Gusbager mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI dan Menteri Kesehatan RI yang telah mendukung Kabupaten Keerom di bidang kesehatan.
Sesuai pesan Menteri Kesehatan, Bupati PG berkomitmen untuk mempersiapan anak asli Keerom untuk menjadi Dokter Spesialis. Karena menurutnya di RSUD Kwaingga belum ada Dokter Spesialis jantung dan Saraf.
Ia mengakui, ada beberapa dokter yang telah di biayai oleh pemkab Keerom namun setelah jadi justru pindah dan tidak mengabdi di Keerom.
Untuk itu, Bupati Keerom 2 Periode itu akan siapkan anak-anak asli Keerom untuk menjadi dokter spesialis agar kembali mengabdi di Keerom.(nic)











