Jaring Aspirasi Di Keerom, MRP Terima Banyak Masukan

Papua.Utusanindo.Com.Keerom,-Ketua Pokja Adat, Majelis Rakyat Papua ( MRP ), Raymond May, S.KM., M.Sos., melakukan Penjaringan Aspirasi di Kabupaten Keerom.

Penjaringan Aspirasi ke 1  di tahun 2026 ini mengusung tema : Selamatkan Manusia dan Tanah Papua

Sub tema: Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak dasar Masyarakat Adat Di Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRK Keerom, Kepala Distrik Arso, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat Keerom.

Kegiatan Jaring Aspirasi dibuka oleh Kepala Distrik Arso, Oda Y Nauyagir, pada senin ( 20/4/26 ) Kampung Yuwanain, Arso II, Distrik Arso.

Dalam keterangannya, Raymond May menjelaskan bahwa kegiatan Jaring Aspirasi yang dilakukan oleh MRP di tahun 2026 ini merupakan kegiatan pertama.

Dalam penjaringan Aspirasi ini pihaknya melibatkan masyarakat adat, tokoh adat, tokoh perempuan, DPRK, ASN yang ada di Kabupaten Keerom untuk bersama membahas dan memproteksi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat adat.

Tujuan dari kegiatan ini guna membahas, memproteksi dan kemudian merekomendasikan kepentingan masyarakat adat Keerom kepada Pemerintah baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Ia mengakui banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat adat Keerom baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, rumah dan masalah lainnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakata adat Keerom.

Raymond berharap rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah nantinya bisa menjadi Perda untuk melindungi hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Keerom, dan anggaran Dana Otsus Papua bisa tepat sasaran.

” Pada saat pembukaan masa sidang di MRP nanti, masing-masing Pokja akan melaporkan apa yang menjadi rekomendasi berdadarkan aspirasi dari masyarakat adat”, ujarnya.(nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *