Papua.Utusanindo.com.KEEROM,-Kepala Dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Keerom diminta untuk bekerja lebih serius dalam mengawal program kepala kepala daerah.

hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Keerom, Drs. Daud, M.Si., saat memimpin apel pagi, senin ( 4/5/26 ), di halaman kantor Bupati Keerom.
Dalam arahannya, ia mengatakan bahwa Bupati Piter Gusbager menginstruksikan beberapa poin penting diantaranya, pimpinan OPD diminta untuk mengawal pemeriksaan BPK sampai akhir pemeriksaan.
Kepala dinas lingkungan hidup, ketahanan pangan dan perikanan Keerom bersama Satpol PP Keerom, kepala distrik arso barat dan kepala kampung untuk bekerja sama dalam mensosialisasikan RTRW Kabupaten Keerom dan surat edaran Bupati Keerom terkait larangan pembangunan di sepanjang jalan Trans Papua dari kampung Yowong sampai di depan kantor Bupat.
Dalam RTRW Kabupaten Keerom, Sepanjang jalan Trans Papua dari Kampung Yowong sampai di Kampung Asyaman merupakan Ruang Terbuka Hijau sehingga tidak boleh ada bangunan.
Di awal Tahun 2027 bangunan di samping kiri kanan jalan Trans Papua kampung Yowong sampai mata jalan arso 7 harus sudah dikosongkan.
Selain itu, dirinya memerintahkan Sekda Keerom dan Kepala BKPSDM untuk melakukan evaluasi dan membuka seleksi jabatan bagi eselon II dan eselon III dalam bulan Mei.
Terkait pekerjaan fisik, Piter Gusbager juga berpesan agar kepala dinas segera menyelesaikan perencanaan fisik di bulan Mei ini agar pekerjaan bisa berjalan.
Kepala dinas kesehatan, kepala Distrik dan kepala kampung untuk mengecek secara rutin dapur-dapur MBG di wilayahnya masing-masing untuk memastikan program MBG berjalan dengan baik, dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia juga mengingatkan kepala Dinas Pertanian Kabupaten Keerom bersama penyulu pertanian untuk terus mengawal progran Cetak Sawah Rakyat 15 ribu hektar di Kabupaten Keerom.
Lanjutnya, Pegawai PPPK, ASN, dan CPNS yang belum masuk kantor dan tidak disiplin agar segera diberi teguran.(nic)






