Papua.Utusanindo.com.KEEROM,-Bupati Keerom, Piter Gusbager hadiri kegiatan Workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Kabupaten Keerom. Selasa (28/4/26 ).

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Komite IV DPD RI, Henock Puraro, Kepala Perwakilan BPKP Papua, Muh. As”af, Asintel Kejati Papua, Yedivia Rum, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ( KPPN ) Jayapura, M.Irsan Dalil.
Workshop tersebut diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari sekertaris kampung, bamuskam, Kepala Kampung, tenaga ahli, dan pendamping desa di Kabupaten Keerom.
Kepala Perwakilan BPKP Papua, Muh. As’af mengatakan bahwa peningkatan SDM dalam pengelolaan akuntabilitas merupakan sebuah keniscayaan termasuk pengelolaan dana desa di Keerom.
Ia menambahkan bahwa akuntabilitas tata kelola keuangan desa ini menjadi salah satu perhatian serius dari BPKP.
” kami di BPKP serius untuk mewujudkan tatakelola akuntabilitas pembangunan desa. Kami juga akan mendampingi kampung-kampung agar bagaimana tata cara pengelolaan keuangan desa yang baik dan benar”, ungkapnya.
As’af mengakui disamping pengembangan SDM, BPKP bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri sudah memfasilitasi kampung-kampung dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa ( Siskeudes ) dalam rangka penatausahaan, perencanaan, dan pertanggungjawaban tata kelola keuangan desa.
Bupati Piter Gusbager dalam sambutannya mengatakan kehadiran para peserta dalam Workshop yang diinisiasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Provinsi Papua ini menunjukan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola keuangan desa serta memastikan pembangunan desa sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.
Evaluasi yang kita lakukan ini menjadi sangat penting agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kampung di kabupaten Keerom.
Bupati 2 periode itu berharap kegiatan workshop menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, menyamakan persepsi serta memperkuat kordinasi antara pemerintah kampung, distrik dan pendamping desa agar terwujudnya desa yang maju, mandiri dan sejahtera.(nic)











