Papua.Utusanindo.com.KEEROM,- Bupati Piter Gusbager tekankan anak harus mendapatkan perhatian serius di Kabupaten Keerom.
Hal itu dikatakannya saat membuka kegiatan sosialiasi rencana aksi daerah kabupaten layak anak Kabupaten Keerom tahun 2026, pada rabu ( 11/3/26 ) di aula Bappeda Keerom.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan PerempuanĀ dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Hadir Kadis DP3AP2KB Alberthina, S.Pd, Pimpinan OPD, unsur Forkopimda, narasumber dan peserta kegiatan.
Bupati Keerom dalam arahannya yang disampailan oleh Plt. Sekda Keerom, Noak Wasanggai, S.Sos., menjelaskan bahwa anak di kabupaten Keerom harus mendapatkan perhatian serius karena penentu sumber daya manusia di Indonesia.
Ia membeberkan jumlah anak di kabupaten Keerom saat ini sebanyak 21,54 ribu jiwa atau 29,4 persen dari total jumlah penduduk yang ada.
untuk itu perlu ditingkatkan kualitasnya hidupnya dan anak perlu mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh dan hak-haknya diperhatikan.
Harapnya, semua stake holder terkait untuk terus berusaha dan berupaya memberikan yang terbaik dalam memenuhi hak-hak dan perlindungan bagi anak-anak Keerom.
Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan menuju kabupaten layak anak, untuk itu terus lakukan kordinasi yang baik dengan perangkat daerah maupun instansi vertikal dan seluruh elemen lainnya sebab hal ini menjadi penentu keberhasilan KLA.
Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri perlu kerjasama sebab Kabupaten Keerom telah mencanangkan Kabupaten Menuju Kabupaten Layak Anak.(nic)






