Papua.Utusanindo.Com.KEEROM,-Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., terima usulan pemekaran kampung dan distrik dari wilayah perbatasan.

Usulan pemekaran kampung dan distrik tersebut di terima Bupati Piter Gusbager saat melakukan Kunjungan Kerja ke Distrik Senggi pada Rabu ( 23/7/25 ).

Bupati Keerom di dampingi Ketua PKK Keerom, Ny. Angela TH Frank Gusbager, ST., saat kunjungan kerja di Senggi selama 3 hari.
3 distrik di wilayah perbatasan yang mengusulkan pemekaran kampung dan distrik, yakni distrik Senggi, Distrik Kesnar, dan Distrik Towe.
3 Distrik ini mengusulkan 3 Distrik baru dan 32 kampung baru kepada Bupati Keerom.
Alasan pengusulan kampung dan distrik baru di wilayah perbatasan agar adanya pemerataan pembangunan.
Usai kegiatan, Bupati Keerom dalam keterangannya mengatakan setelah menerima pengusulan pemekaran selanjutnya ia akan memerintahkan tim teknis untuk turun ke lokasi calon kampung baru.
Selain itu, pihaknya juga akan mendorong usulan pemekaran kampung dan distrik ke DPRK Keerom untuk segera dibahas dalam sidang.
” Ada sekitar 32 kampung yang di usulkan juga masing-masing distrik mengusulkan pembentukan distrik baru. Sehingga akan ada penambahan 3 distrik baru di wilayah Senggi, Kesnar dan Towe” ungkapnya.
Kita ingin melakukan percepatan dan pemerataan pembangunan di semua wilayah Kabupaten Keerom. Selama 22 tahun kabupaten Keerom berdiri pembangunan masih berjalan lambat.
Ia juga mengatakan anak-anak Keerom yang telah diangkat menjadi ASN dan PPPK nantinya akan di distribusikan ke kampung dan distrik yang baru untuk mendukung pelayanan dan pembangunan.
Piter Gusbager berharap dari pemekaran kampung dan distrik dapat meningkatkan pendapatan daerah dan juga peningkatan dana alokasi umum kabupaten Keerom.(nic)











