Melalui BPJS Kesehatan, Pemkab Keerom Akan Daftarkan 4.999 Jiwa Untuk Kepesertaan JKN-KIS

Papua.utusanindo.Com.-Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, gelar audience dengan BPJS Cabang Jayapura dalam rangka mencapai target cakupan kesehatan semesta atau UHC, yang dilaksanakan di ruang kerja Kantor Bupati Keerom pada Rabu (23/6/21) siang.

Turut Serta pada pertemuan ini, Kepala BPJS Cabang Keerom, Ferdinan H. Samosir dan jajaran, serta dari Dinkes Keerom ada Kabid Kesmas, Bernarda Monika Jovita, SKM, MKes.

Guna meraih target cakupan kesehatan semesta atau UHC (universal health coverage) yaitu 98 persen untuk tahun 2021, maka Pemkab Keerom akan mendaftarkan sebanyak 4.999 jiwa lagi untuk bisa dimasukkan dalam kepesertaan JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) melalui BPJS Kesehatan.

Dalam keterangannya, Bupati Keerom mengemukakan bahwa, ‘’BPJS adalah mitra kita dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, dalam hal ini, sesuai target UHC yaitu 98 persen maka kita akan daftarkan sekitar 4.999 jiwa lagi masyarakat Keerom. Untuk ini kami berkomitmen mendukung BPJS agar target tersebut bias terpenuhi tahun ini, karena ini penting untuk masyarakat dapat jaminan kesehatan dari BPJS,’’ujarnya.

Jaminan kesehatan semesta atau UHC adalah sangat penting bagi masyarakat Keerom. ‘’Tanpa jaminan kesehatan, maka pemerintah kabupaten akan kewalahan, karena kitra tahu bahwa secara demografis masyarakat keerom masuk kategori middle class kebawah cukup besar, maka jaminan kesehatan ini memang sangat diperlukan,’’tambahnya.

Mendukung hal itu, ia akan mengintruksikan SKPD terkait untuk bisa membantu BPJS dalam penyiapan data penduduk berdasarkan by name, by address.

‘’Segera akan saya keluarkan surat resmi untuk mendukung hal ini, untuk segera disiapkan datanya, termasuk untuk jajaran aparat kampung dan keluarganya,’’tegasnya.

Selain itu, kepala BPJS Cabang jayapura, mengucapkan terimakasih atas dukungan Bupati Keerom untuk mencapai UHC 98 persen sesuai target nasional.

‘’Kami akan terus bekerjasama dengan Pemkab Keerom untuk mencapai standar UHC 98 persen tersebut. Dari data yang kami peroleh kita butuh sekitar 4.999 jiwa untuk mencapai standar tersebut,’’katanya.

Dengan coverage 98 persen tersebut, maka diharapkan masyarakat Keerom nantinya tidak akan mendapat kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bahkan tanpa perlu menunjukkan kartu BPJS, tutupnya.(N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *