Papua.Utusanindp.Com.KEEROM,-Bupati Keerom, Piter Gusbager melakukan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan asrama mahasiswa Keerom di Manokwari Papua Barat dan pembayaran Lapas perempuan Kelas III Jayapura, lembaga pembinaan Khusus Anak Kelas II Jayapura serta Balai Pemasyarakatan Kelas II di Kabupaten Keerom.
Kegiatan pembayaran lahan dilakukan pada Sabtu ( 20/12/25 ) di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.
Turut hadir, Pj. Sekda Keerom, Drs. Stenly Moningka, M.MPd., Waket III DPRK Keerom, Jackob Mekawa, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dr.Henry Borotian, SKM.MM.
Pembayaran Tahap I ganti rugi lahan untuk pembangunan asrama mahasiswa kabupaten keerom di manokwari provinsi papua barat ,sebesar Rp. 1.150.000.000 (satu milyar seratus lima puluh juta rupiah, bagi 2 penerima, masing-masing sebesar Rp.575.000.000.
Sedangkan pembayaran lembaga pemasyarakatan perempuan kelas III Jayapura kabupaten keerom, Lembaga Pembinaan khusus Anak kelas II jayapura kabupaten keerom, Balai Pemasyarakatan kelas II Kabupaten Keerom sebesar Rp. 400 .000.000 ( Empat ratus juta rupiah).
Bupati Keerom pada kesempatan itu menjelaskan bahwa pembayaran ganti rugi lahan ini bersumber dari dana DAU dan Dana Otsus Papua yang dianggarkan di APBD Perubahan Tahun 2025.
Ini merupakan fasilitas pemerintah pusat yang berada di Kabupaten Keerom yang menjadi tanggungjawab bersama, sehingga perlu ada komunikasi dan kordinasi yang baik.
“Penghuni Lapas ini bukan hanya orang Keerom saja tetapi juga masyarakat Papua lainnya, bahkan saat ini hampir tidak ada orang Keerom didalamnya”, ungkapnya.
Selain itu juga ia menjelaskan bahwa Pemkab Keerom telah memprogramkan pembangunan Asrama Keerom di Kota Studi Manokwari Papua Barat, sehingga proses penyelesaiannya mulai dibayarkan tahun ini.
” Kita bayarkan tahun ini 1 Miliar, mudah-mudahan tahun depan bisa kita selesaikan proses pembayarannya sehingga proses pembangunan bisa berjalan dan mahasiswa Keerom di Manokwari dapat memiliki asrama”, ungkapnya.
Selain itu, Bupati 2 Periode ini juga menyinggung Asrama Keerom yang ada di Kota Jayapura. Ia menegaskan akan mengevaluasi secara keseluruhan penghuni asrama Keerom yang berada di Kota jayapura agar asrama tersebut benar-benar berdiri sebagai aset daerah yang menunjang keberadaan anak-anak Keerom di kota Jayapura.
Tahun depan juga Bupati Keerom akan membangun asrama dengan kapasitas 200 orang untuk anak usia SD dan SMP di seluruh Keerom dengan menerapkan program pendidikam sepanjang hari.
Piter Gusbager juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bibiosi-Bate dan juga pemililik tamah di Manokwari Papua Barat yang telah bekerja sama dengan pemkab Keerom.(nic)













