Bupati Keerom: Gereja GIDI Harus Berpelukan Dengan Perkembangan Zaman

Papua.Utusanindo.Com.KEEROM,- Bupati Keerom, Piter Gusbager hadir dalam kegiatan Konferensi Klasis Keerom Ke V Gereja GIDI, pada kamis ( 23/10/25 ) di Arso 14 Distrik Skanto.

Kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten Keerom itu sekaligus memberikan bantuan keagamaan bagi Gereja GIDI sebesar 200 juta yang bersumber dari Dana Otsus Papua Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Bupati PG mengucapkan terima kasih kepada Gereja GIDI karena perannya di wilayah Keerom bahkan sampai di pelosok begitu berdampak positif bagi masyarakat.

Ia juga mengatakan Gereja GIDI harus terbuka dan terus berinteraksi dengan gereja-gereja, juga agama yang lain. Belajar memahami dan melayani dalam perbedaan yang ada.

” Gereja GIDI harus berpelukan dengan perbedaan “, ujarnya.

Selain itu Piter Gusbager juga berpesan agar kader-kader gereja GIDI harus benar-benar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berpelukan dengan perkembangan zaman.

” Semua kader gereja harus berkembang maju tidak hanya belajar tentang Kitab Suci tetapi juga belajar tentang dinamika perkembangan zaman”, harapnya.

Dalam kesempatan itu ia juga meminta dukungan dan Doa dari Gereja GIDI untuk Pemerintahan yang dipimpinnya agar setia  melayani masyarakat di negeri tapal batas.(nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *