25 Pelaku UMKM Keerom Ikuti Pelatihan Pemasaran Online

Papua.Utusanindo.Com.KEEROM,-Dinas Perdangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah adakan workshop pemasaran UMKM dan inkubator bisnis ( PK2UMK ) DAK- Non Fisik, di aula Bappeda pada selasa (7/11/2023 ) Distrik Arso.

Ada 25 peserta pelaku usaha mikro produk turunan dari sektor pertanian dan perkebunan yang mengikuti pelatihan pemasaran.

Pada kesempatan itu Asisten II, Edi Buntan mengatakan pada dasarnya kebijakan bupati keerom ialah untuk terus membina pengusaha-pengusaha di kabupaten keerom terutama pelaku UMKM.

Ia menilai UMKM yang ada di keerom semakin hari semakin berkembang dan produk mereka secara perlahan sudah bisa bersaing hanya perlu pelatihan terus untuk pengembangan merek dan lainnya.

” Kalau kita lihat dari kemasannya sudah bisa kita bersaing dengan daerah lain”, ungkapnya.

Sementara itu Rulli Ririmase, kepala dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah mengatakan dalam konteks pembangunan ekonomi kerakyatan, pertumbuhan dan perkembangan UMKM dan koperasi memiliki peran signifikan.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen mendukung upaya penguatan sektor ini agar dapat berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Kami sadar bahwa UMKM di wilayah ini memiliki potensi besar, khususnya dalam produk olahan pertanian dan perkebunan,  untuk memajukan sektor ini, diperlukan inovasi, promosi, dan kreativitas yang lebih besar dari para pelaku usaha.

Melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, kami berharap dapat memberikan dorongan positif untuk kompetensi para pelaku usaha dan meningkatkatkan kualitas produk.

Tempat yang sama, salah satu pelaku usaha, Pendeta Polikarpus Wopari mengaku bersyukur karena Bupati Keerom beri perhatian bagi UMKM dengan mengadakan berbagai pelatihan-pelatihan hasil produk olahan untuk bisa maju dan bersaing di pasar.

Dengan pemahaman yang terbatas, pelatihan seperti ini membantu kami untuk perbaiki bukan hanya kualitas tetapi juga dari sisi kemasan yang bisa menarik konsumen.

Ia berharap pemerintah tetap memberikan suport bagi UMKM di Keerom dengan pelatihan-pelatihan seperti ini agar UMKM Keerom bisa eksis di pemasaran lokal maupun global.(nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *