Papua.Utusanindo.com.KEEROM,-Managemen PERSIKER mengadakan seleksi bagi pemain-pemain muda anak asli Keerom sebagai langkah awal persiapan menghadapi Liga 4 Zona Papua musim 2025/2026. Pada sabtu ( 17/1/26 ).

Seleksi yang berlangsung selama 3 hari di lapangan Swakarsa itu diikuti sekitar 100 peserta yang didominasi oleh anak-anak Keerom.

Seleksi di pimpin oleh pelatih kepala, Frengky Samay yang ditunjuk oleh managemen untuk menakhodai PERSIKER Keerom.
Frengky Samay menjelaskan seleksi untuk memperkuat tim PERSIKER tentu merujuk pada hasil PORKAB Bupati CUP I Tahun 2025.
Anak-anak asli Keerom tentu diprioritaskan untuk masuk tim PERSIKER, namun tidak menutup kemungkinan pemain-pemain non OAP juga akan di pilih, dan beberapa pemain senior juga akan didatangkan untuk memperkuat tim.
Berdasarkan regulasi, usia rata-rata pemain yang direkrut ialah kelahiran tahun 2003, namun ada kuota senior yang diisi 5 sampai 7 orang sesuai kebutuhan tim.
” Musim sebelumnya anak-anak asli Keerom sangat sedikit masuk dalam tim PERSIKER namun musim ini justru anak-anak Asli Keerom lebih banyak”, ujarnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Kickoff kompetisi Liga 4 musim 2025/2026 sudah sangat dekat, mulai bergulir di 8 Februari 2026 sehingga perlu mempersiapkan tim dengan baik.
Untuk itu ia menegaskan bahwa minggu depan sudah dipastikan tim PERSIKER Keerom asuhannya mulai efektif lahitan.
Pelatih kepala PSBS Biak beberapa periode itu juga tidak main-main memasang target di Kompetisi Liga 4 musim ini untuk PERSIKER Keerom.
” Tentu kita punya target, kita ingin PERSIKER bisa lebih baik dari musi-musim sebelumnya”, tutupnya.
Sementara itu, Manager PERSIKER Keerom, Mohammad Efendi Jaya memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti seleksi untuk memperkuat PERSIKER Keerom.
Ia berharap dengan adanya seleksi PERSIKER ini dapat memberikan motivasi buat talenta-talenta muda di Kabupaten Keerom untuk terus mengembangkan diri di dunia olahraga, khususnya bisa masuk dalam tim PERSIKER Keerom.
Ia berpesan agar anak-anak muda di Keerom jauhkan diri dari bahaya miras dan narkoba/ganja.(nic)







