Papua.Utusanindo.Com.KEEROM,-Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., lepas Kontingen dari Dekenat Keerom untuk mengikuti Sinode Keuskupan Jayapura Tahun 2026, yang berlangsung selama 1 minggu ( 2-8 ).
Dalam arahannya, Bupati PG mengakui bahwa umat katolik dan gereja katolik di keuskupan jayapura adalah aset penting masyarakat Papua dan aset penting kemajuan bangsa. Senin (2/2/26).
Untuk itu ia berpesan agar peserta dari Dekenat Keerom yang hadir dalam Sinode Keuskupan Jayapura nantinya dapat membicarakan hal-hal yang besar.
Membicarakan terkait SDM dan arah kemajuan Kabupaten Keerom hari ini dan masa yang akan datang. Agar orang-orang Papua bisa maju dan sama dengan orang lain.
” Orang papua harus bisa sama dengan orang lain, jangan tertinggal terlalu jauh hanya kerena kita sibuk dengan hal-hal yang tidak penting”, ungkapnya.
Juga membahas bagaimana orang katolik di Keerom bisa menjadi injil yang hidup, mewartakan kebenaran dan menjadi teladan.
Di kempatan yang sama, Bupati Keerom 2 Periode itu juga memberikan bantuan kepada peserta Sinode dari Dekenat Keerom.(nic)







